Ketika Nyamuk pun Memilih

18 08 2009

Siapa bilang nyamuk doyan darah setiap manusia? Lebih dari 400 penilitian perihal gigitan nyamuk pernah dilakukan dengan tujuan dan fokus berbeda. Penilitian terakhir yang dilakukan Asosiasi Pemberantasan Nyamuk di Amerika Serikat mengungkapkan, nyamuk ternyata selektif memilih korban.

“Ya, nyamuk tidak sembarang memilih sasarannya. Faktanya, hanya 10 persen manusia di muka bumi yang punya daya pikat bagi nyamuk untuk dijadikan sasaran dan diisap darahnya,” kata Prof. Dr Jerry Butler, dari University of Florida. Dan hanya nyamuk betina yang mengisap darah untuk keperluan sel telurnya.

Butler menilai, orang yang punya kadar steroid dan kolesterol tinggi pada permukaan kulit sudah pasti akan menarik selera nyamuk untuk mencicipi darahnya. Nyamuk juga doyan orang yang punya asam urik tinggi. Nyamuk mampu mencium aroma darah sasarannya dari jarak sekitar 50 meter!

Nyamuk senang mencium aroma tubuh yang menghasilkan karbondioksida tinggi, seperti pada orang gemuk. Demikian juga pada orang hamil. Selain produk karbondioksida meningkat, gerak dan panas tubuh perempuan hamil mengundang nyamuk.

Meski tubuhnya super mini, nyamuk ulet dan pantang menyerah saat mencari darah. Ia mampu terbang 40 mil hanya untuk mencari darah bermutu.

Tapi anehnya kenapa si nyamuk tak pernah kena penyakit diabetes, aids, obesitas, ginjal dan keracunan ketidak cocokan jenis darah…suatu kehebatan sang pencipta yang menciptakan si kecil yang perkasa ‘nyamuk’.

Ditulis ulang : Gatri S. Aisawati
Sumber berita : Tabloid Gaya Hidup Sehat, no. 472 / 1 – 7 agustus 2008, hal. 5 rubrik Buana kita

Tindakan

Information

Tinggalkan komentar