CURAHAN RINDU

5 10 2009

Segala asa yang kurasa

Setiap ada yang kupunya

Setiap mimpi yang kucita

Setiap hari yang berlari

Kadang menyeruak

Dengan segala nyata

Yang begitu muak

Acap kali membuta

Rindu membatu

Tak kuasa membantu

Dalam segala sendu

Ucap mengadu

Harap sejuta senyap

Merunduk rapat

Dalam dekap

Merayap erat

Bayang indah penuh

Teruntai peluh

Meliput surga

Penuhi dahaga

Memilu dalam malu

Saat beribu menyatu

Tersadar mendasar lupa

Kecil menghamba

———————————————

TANYURI art & culture
Dua Puluh Sembilan September Dua Ribu Sembilan, pukul 00.15 wib




MASA-MASA KECIL SAMA-SAMA KECIL

5 10 2009

Tawa bersama

Kecil terkenang

Tiada duka

Selalu senang

Rindu masa lalu

Mengurai dulu

Kisah kasih berpadu

Dalam haru sendu

Masa bermain

Masa bahagia

Peluh tiada rasa

Terpa sejuk angin

Lalu berlalu

Bertalu dlm ingat

Berkubang dlm pekat

Mmm tiada malu

Berlari

Tiada henti

Riang

Tiada berang

Berceloteh segala cita

Penuhi bangga

Tersenyum gembira

Tiada dosa

Bergelimang rindu

Masa-masa ceria

Mengais mimpi

Mengubah dunia

Bersatu padu

Bersama pasti

————————————

TANYURI art & culture
Tujuh belas agustus dua ribu sembilan, pukul 15.15 wib siang




MUTIARA SUCI

5 10 2009

LANTUNAN INDAH

MUTIARA SUCI MENGGEMA

MENGHIASI JIWA

MENGHIBUR SESAMA

SEGALA CINTA

SALING RAIH

SEGALA PEDIH

TERLUKA TIADA RASA

RENDAH MENAPAK BUMI

TINGGI MELINTAS LANGIT

BEREBUT KASIH ILAHI

BERAMAL SEGALA SENGIT

SESAMA DICINTA

BERBAGI SUA CITA

MERAJUT GOTONG

MENUAI ROYONG

DEKAT MELEKAT

BERLOMBA BERSAMA

HARAP MERDEKA

TANPA SEKAT

BERSERI SUKA

MEMBAHU CINTA

SEGALA BENCI

RAIB TIADA ARTI

————————————

TANYURI art & culture
Tujuh belas agustus dua ribu sembilan, pukul 10.30 wib siang
Teruntuk setiap diri, jiwa, hati, akal terhiasi kasih ilahi dan menyayangi sesama




Pergumulan….Makan, Minum, Lapar & Haus…Nafsu

29 09 2009

Sapa yang menyuruhmu makan

Yang menyuruhku adalah lapar

Sapa yang menyuruhmu minum

Yang menyuruhku adalah haus

Tapi kenapa kau selalu makan

Karena lapar telah menyiksa dengan kejam

Tapi kenapa kau makan beraneka enak

Karena lapar menggodaku

Hai lapar kenapa kau terus ada

Karena aku baik hati

Darimana kau bisa sebut baik hati

Karena aku mengobati orang yg tersiksa

Kenapa juga selalu minum enak

Karena jg haus menggodaku

Dan aku bisa mengobati penyiksaan

Yang membuncah di stiap nafsunya

Hai lapar dan haus

Kenapa lagi kau salahkan nafsu

Karena nafsu telah mengkambing hitamlan diriku

Karena kau tahu dari dulu kami telah ada

Bukankah nafsu juga telah lama ada

Tapi dia musuh kami

Dari semua penyakit akibat makan & minum

Kami yang selalu disalahkan

Tapi harusnya nafsulah yang bersalah

Karena menggeliat menggoda hasrat yang tak tertahankan

Kalau kami telah ada karena sistemnya ada

Tapi nafsu adalah  sesuatu yang aneh bagi kami

Sehingga kamipun ternoda dan ternista olehnya

Agustus 2009, Tanyuri Art & Culture




PEMIMPIN PEMIMPI di NEGERI NGERI

14 04 2009

Sejuta indah

Dalam duka

Dalam luka

Lautan serakah

Menjuntai bangga

Cerita diri siaga

Kata siapa

Buat apa

Beribu kata

Teurai membuai

Rasai puji gila

Hilang tak sampai

Menapak tinggi

Mengejar mimpi

Dalam cita diri

Lalui negeri ngeri

Sedu beradu

Meratap mengadu

Mewangi sekarat

Lorong siasat

Iba hati

Raga mati

Hidup tak arti

Ngeri menanti

Meretas makna

Menjulang mimpi

Harap dusta

Tak dosa

Hargai diri suci

————-*————

senin malam selasa 14 april 2009 pkl 00.15 wib, tanyuri live in simphoni berani





HAMBA HAMPA

17 12 2008

Hampa terasa

Merintih merana

Kujauh disana

Sedih merona

Hendak menahu

Punah luluh

Rusak diri

Jua hati

Menolak segala cinta

Menjauh dari cita

Merindu dalam sepi

Mengalun dalam sunyi

Ratapi asa

Tak kuasa sendu

Tercabik pilu

Lelah terasa

Ruang hampa

Lalui sejuta makna

Merunduk siapa luap lupa

Diri jadi hamba

Kembali melambat

Kadang tak sempat

Melaju tak tepat

Kadang jadi berat

Kuasa tuk berlalu

Murni ubah segala

Rasuki tuju jiwa

Perlahan pun butuh

Gerak tuju Satu

Rabu, 01/12/2008 Jam dua belas malam lewat empat puluh delapan menit





………SI

21 11 2008
ADA …..SI
INI …..SI
ITU …..SI
APA …..SI
 
ASYIK …..SI
KOK …..SI
KENAPA …..SI
MAU …..SI
 
HAJAR …..SI
SIKAT …..SI
GANTUNG …..SI
HANCURKAN …..SI
 
ADA APA DENGAN …..SI ?
SI.. KUR.. BA.. I.. KORUP.. KOLU..
 
SI KUR BA I KORUP KOLU
si kur ba i korup kolu
SI KUR BA I KORUP KOLU
si kur ba i korup kolu

 





Lautan Muda

20 11 2008

Mata terbungkam
Mengkoyak daging membau
Hangat menanti sepi seru
Rapi indah legam

Rayuan pemberian pilu
Hantui diri semu
Sendu api meluap
Tiada kuasa ruang pengap

Jiwa rona muda
Selimuti biru hijau
Tak mati walau seribu
Sesaki sunyi alam biru

Haru menderu
Rajai setiap sisi
Melawan ombak sendu
Kuat menanti

Tanyuri live in Kristal-Kristal Mustika 19-09-‘97





Paraskan Ayumu

20 11 2008

Paraskan Ayumu
Tutup dirinya malu
Tatap hatinya damai penuh
Melangkah wanita gaya ibu

Menggugah pesan
Setiap jiwa terkesan
Lahirkan sejuta sayang
Bahagia juta kenang

Paraskan ayumu
Tutup……
Tatap……
Ucap……
Titip……
Menghela induk berharap
Bertemu kelak di abadiNya

Paraskan ayumu
Tertutup jelas
Berucap membekas
Menatap pas
Setiap insan
Mengandung pesan
Jiwa wanita
Inilah Dia……

Tanyuri live in Biaya Neraka 2003





Muhasabah

25 02 2008

Rabbi…
Aku malu menghadap-Mu
Karena aku tahu…
Betapa banyak dosa
Yang terpoles di wajah ini
Betapa banyak cumbu rayu semu
Yang menyeretku kian jauh dari-Mu
Aku malu menatap-Mu
Walau lewat kerling dari sudut mataku
Karena aku tahu betapa banyak nista
Yang kubiarkan lewat di pandanganku
Menjual mimpi harapan palsu
Dan semakin terlena aku
Terbuai melupakan-Mu

Rabbi…
Sungguh aku malu
Tuk tega berdiri dihadapan-Mu
Karena aku tahu
Betapa angkuh dan aniayanya aku
Merasa diri begitu besar dan sempurna
sehingga syukurku jatuh limbung
Diterjang nafsu dan kesombonganku

Tapi…Ya Rabbi…
Biarkan aku malu dan menyesali masa lalu
Tuk mulai arif menghitung-hitung
Setiap detik yang kian membentang
Yang mungkin kau sisakan untukku
Biaskan cakrawala baru tuk mengubah kelam
Hidupku
Biarkan aku malu

Ya Rabbi
Di penghujung malam yang hening milik-Mu
Dalam tangis dan munajatku yang paling
Bening
Biarkan aku tumpahkan segala rasa
Diatas sajadahku yang penuh air mata

Icha RSM