Ingin Langsing? Ayo Atur Metabolisme Anda!

Posted: 6 November 2007 in kesehatan

 

Anda merasa kegemukan dan ingin tetap langsing di usia matang? Nah, hal-hal di bawah ini dapat Anda lakukan. Caranya antara lain:

1. Miliki tubuh berotot
Maksudnya bukan seperti seorang binaraga, tapi pastinya Anda harus berolahraga.
Olahraga aerobik dengan intensitas tinggi mampu membakar kalori selama latihan dan 10 jam sesudahnya, sedangkan latihan beban akan membuat pembakaran kalori terus terjadi selama 16 jam setelah latihan. Dan semakin banyak otot yang terbentuk, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar. Setengah kilogram otot akan membuat tubuh membakar 50 kalori setiap harinya. Ini berarti 3-4 kali lebih banyak dari kalori yang terbakar untuk mempertahankan lemak. Latihan interval, yaitu melakukan beberapa jenis latihan secara bergantian, akan membuat tubuh terus membakar kalori hingga 24 jam.

2. Hindari penurunan berat badan secara drastis
Hati-hati,
diet ketat dapat membuat metabolisme tubuh melambat hingga 30%, karena tubuh seolah-olah tahu bahwa ia harus mengirit energi karena asupan makanannya yang juga sedikit.

3. Makan dalam porsi kecil, tapi sering
Setiap kali Anda makan, tubuh akan membakar kalori untuk mencerna makanan, sehingga makan 5-6 kali dalam porsi kecil akan membuat tubuh membakar 20 kalori tambahan. Menurut American Dietetic Association, setelah empat jam tidak makan, tubuh akan memperlambat pembakaran kalori. Oleh karena itu, jangan lewatkan
sarapan pagi. Jangan tinggalkan pula protein seperti polong-polongan, daging, dan produk susu rendah lemak. Protein sulit dicerna, sehingga tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk mengolahnya, dibandingkan dengan mengolah karbohidrat dan lemak.

4. Cukup tidur dan jauhi stres
Penelitian di Universitas Chicago menemukan bahwa orang yang
tidur kurang dari 4 jam sehari akan memproduksi terlalu banyak insulin yang membuat tubuh cenderung menimbun lemak. Lagipula, kurang tidur bisa menimbulkan rasa mengantuk di siang hari. Akibatnya, semakin sedikit kalori yang terbakar.

5. Konsumsi makanan peningkat metabolisme
Kafein dalam kopi, katekin dalam teh hijau, dan capsaisin dalam cabai, seperti yang tertulis dalam buku Introduction Human Nutrition, dapat membuat tubuh membakar kalori lebih banyak beberapa saat setelah dikonsumsi. Tetapi jangan berlebihan karena efeknya tidak menguntungkan. Maksimal dua cangkir kopi tanpa gula sehari.

6. Suplemen
Umumnya, ada dua macam
suplemen jenis ini, yaitu yang mengandung herbal yang memiliki sifat peningkat metabolisme dan yang mengandung CLA atau Conjugated Linoleic Acid yang sesungguhnya bertujuan meningkatkan pembentukan otot. Karena otot memerlukan kalori lebih banyak, maka metabolisme pun meningkat. Tetapi, untuk menurunkan berat badan, suplemen hanyalah bersifat membantu. Anda tetap harus menjaga asupan makanan dan berolahraga. Penelitian yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition justru tidak melihat efek signifikan pemakaian suplemen CLA terhadap penurunan berat badan dan pembakaran lemak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s