Belanda Warisi Utang

Posted: 25 February 2008 in Berita

Minggu, 24 Februari 2008
Belanda Warisi Utang Rp 44 Triliun

 

Jakarta,- Ini fakta menarik tentang warisan kolonial Belanda yang diterima Indonesia. Setelah merdeka, ternyata Indonesia mewarisi utang pemerintahan Hindia Belanda USD 4,8 miliar. Utang sekitar Rp 44 triliun itu baru lunas dicicil pada 2003 lalu.

Hal itu diungkapkan Ketua Pusat Studi Kebijakan Ekonomi UGM Revrisond Baswir. Utang Hindia Belanda tersebut diwariskan berdasar Konferensi Meja Bundar di Den Haag. Dalam konferensi itu, Indonesia memang memperoleh kedaulatan.
”Sluruh utang Hindia Belanda USD 4,8 miliar diwariskan pada pemerintah Indonesia. Jadi, Indonesia memang berutang sejak dalam kandungan,” ujar Soni, panggilan akrab Revrisond.
Fakta tersebut diketahui Soni dari transkrip dan rekaman persidangan di Konferensi Meja Bundar yang diperolehnya. Hal lain yang terungkap dari persidangan tersebut, delegasi Indonesia juga sepakat mematuhi aturan Organisasi Moneter Internasional (IMF) meski Indonesia ketika itu belum menjadi anggota PBB. Soni menjelaskan, pada 1973 utang Indonesia itu direstrukturisasi 35 tahun dan baru lunas pada 2003.
”Jadi, sebenarnya kita baru merdeka dari kolonialisme Belanda pada 2003,’’ katanya. Ternyata, Belanda tak hanya mengisap kekiyaan bangsa Indonesia, tapi juga meninggalkan beban utang yang sangat besar. (noe/tof) www.pontianakpost.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s