Kesenanganku Tak Membuatku Hebat

Posted: 26 June 2009 in kesehatan

badminton5Kesukaanku pada badminton tak membuatku menjadi hebat seperti king, icuk, rudi hartono, taufik hidayat….aku hanya tertawa menertawai diriku…jangankan mereka seteman sebayaku saja akupun tak hebat diantara mereka…hmm kenapa?

Sekali lagi aku tersenyum buat diriku, badminton memang kesukaanku dan kesenanganku untuk menjadi hebat sangatlah tdk  mungkin walaupun sejak kecil diriku selalu bermain badminton. Memang kesenanganku hanyalah sebuah kesenangan tak lebih, sebuah kesenangan yang bisa membuatku tertawa, meguras emosiku, tenaga/kalori yg kadang membuatku gemuk, tersenyum, dan membuat badan jadi bugar. Walaupun diriku juga menginginkan aku menjadi hebat seperti atlet-atlet yang telah mengharumkan nama bangsa. Jangankan mengharumkan nama bangsa, nama kampungku saja diriku pun belum….*tertawa sendiri..hehehe sambil mengeleng2kan kepala*

badminton3Dari badminton bersama kawan-kawan kantor tiap jum’at pagi jam 08.00 – 10.00, kawan-kawan pemuda di sekitar rumah malam sabtu, bersama kawan-kawan ranting dakwah sabtu pagi yang diperuntukkan untuk umum jam 07.00 – 09.00 pagi dan yang terakhir bersama kawan-kawan alumni SMUN 86 angkatan 98 malam kamis jam 20.00 – 22.00.

Bersama-sama dengan kawan-kawan ranting dakwah untuk menggiatkan olahraga di bidang kepemudaan & olahraga dirancanglah action plan salah salah satunya badminton. Dan sampai tulisan ini di upload telah menginjak 1 tahun 3 bulan…sebuah perkumpulan hebat menurut diriku, disaat perkumpulan badminton yang lain mengalami hilang berganti, alhamdulillah kami masih eksis.

badminton4Berawal dari ingin menggiatkan kegiatan olahraga maka aku mengusulkan badminton di GSG ArRoyan jam 08.00 – 09.00 pagi karena perkembangan waktu maka berubah menjadi jam 07.00 – 09.00 pagi stiap sabtu. Rutinitas badminton pun dimulai, terus dan tetap berlanjut dengan kurang koodinasi untuk pendanaan, jadwal lapangan karena waktu itu belum masih berganti hari dan kehadiran teman-teman yang belum banyak, promosi dan komunikasi ke kawan-kawan dan masyarakat sekitar juga belum…akhirnya aku ambil alih semuanya…alhamdulillah tanpa beban sedikitpun dari waktu, dana & pikiran yang kucurahkan untuk dunia badminton.

Dimulai dari kawan-kawan yang beruhasa untuk menyempatkan waktunya walau memang kawan-kawan sangat sibuk karena harus berjibaku untuk mencari rizkiNya…subhanallah mereka pun bisa hadir walau kadang harus berhalangan karena mencari Rezeki itu lebih utama dan sangat utama…aku pun senang terhadap kawan-kawanku karena mereka selalu berusaha datang bermain walau aku tahu betapa sibuknya mereka.

badminton1Waktu demi waktu kawan-kawanku mulai silih berganti dan kamipun mulai ekspansi untuk mengajak kawan-kawan yang lain juga bapak-bapak yang masih berminat untuk badminton…hingga kalau bisa aku klasifikaskan ada 4 generasi bukan karena kehebatan tapi dari silih berganti datang untuk bermain badminton…semoga sebelum, saat, dan sesudah bulan Ramadhan yang mulia diriku bisa mengumpulkan ke semua generasi untuk bersilaturahmi dalam menggiatkan kembali badminton menjadi lebih baik. Ngomong-ngomong, Bpk. Arif  Wahyudi Wakil Ketua DPRD Kab. Tangerang pernah bermain dengan membawa anaknya, terimakasih pa Arif  telah datang bermain badminton bersama kami.

Generasi 1

Mukhlis, Hermawanto (awang), Mardiono, Wisnu, Ikhwan B., Arul, Haikal, Hary S., Abdi T.

Generasi 2

Darwis, pa Samsu, pa’de Wardi, bapakku, pa Andi, pa Sukimin, pa Kamsir

Generasi 3

Pa Sanusi, mas Alan, pa Mulyono, pa Sadino, mas Joko

Generasi 4

Gono, Rono, Anas, Ucok lay, Jantur

badminton2Dari semua generasi bukan hanya itu yang bermain hanya saja mereka mereka yang rajin dan menonjol dalam kehadiran…masih ada lagi kawan-kawan maupun bapak-bapak yang bermain tapi kadang-kadang datang ke lapangan.  Dan sampai tulisan ini di upload yang tersisa yang rajin bermain adalah generasi 4 ditambah diriku, bapakku, dan pa’de wardi.

Semoga kesenangan ini dapat terus berlanjut menjadi lebih baik sampai akhir hayat dan keinginanku bahwa perkumpulan ini dapat di kelola dengan baik, bisa melahirkan bakat terpendam yang dibina dan dilatih menjadi atlet-atlet yang hebat dan profesional dan tidak itu saja semoga perkumpulan ini menjadi wadah sosial, ekonomi, dan informasi bagi sesama anggota perkumpulan… Amiin 3x ya rabbal ‘alamin…dan memang kesenanganku tak membuat diriku menjadi hebat dalam badminton…*dengan tertawa seperti mbah Surip Haa Haa Haa Haa*. Sekian

Selasa malam 23 juni 2009 pkl. 22.00 – selesai
Comments
  1. haris ahmad says:

    plaza….plaza bintaro??
    salam………….

  2. tanyuri says:

    sebentar lg mo ganti nama jadi PLAZA TANYURI….tunggu saja…kabar berikutnya !!

  3. tanyuri says:

    ok sama2…terimakasih sdh visit…sekali lagi banyak terimakasih dan salam kenal jg…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s